Laman

Rabu, 30 Januari 2013

Semiloka 4 Pilar dan Penyerahan Anugerah Konstitusi

Wakil Ketua MPR RI Ibu Hj. Melani Leimena Suharli menghadiri dan membuka acara Semiloka 4 Pilar dan Penyerahan Anugerah Konstitusi di Gedung Nusantara IV DPR/MPR RI.

Sebagai wujud apresiasi kepada para guru atas perannya membangun kesadaran bernegara kepada masayarakat, Mahkamah Konstitusi (MK) bekerjasama dengan MPR RI, Kementerian Pendidikan dan Budaya, serta Kementerian Agama, menggelas acara penghargaan Anugerah Konstitusi dan Semiloka Empat Pilar dengan tema ‘Pendidikan Pancasila, Konstitusi dan Kewarganeragaan’ bagi guru-guru Pendidikan Kewarganeraan (PKn) berprestasi tingkat nasional. 

Rangkaian acara tersebut diselenggarakan mulai tanggal 5 sampai dengan 8 Desember 2012, di Gedung Nusantara IV, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua MPR RI Lukman Hakim Saifuddin, Ketua MK Mahfud MD, dan Wakil Menteri Agama Nasarudin Umar.

 Seleksi final untuk memilih penerima penghargaan ini telah dilaksanakan, Selasa (5/12) lalu di Gedung MK, dengan melibatkan pakar-pakar hukum tata negara seperti, mantan Hakim Konstitusi Dr. I Dewa Gede Palguna, pakar hukum tata negara Prof. Saldi Isra, Dr. Ali Safaat, Prof. Arief Hidayat, dan Prof. Yuliandri. 

Dalam seleksi final ini, para finalis mengikuti tes tertulis untuk menilai kedalaman pemahaman mereka tentang kehidupan bernegara.  Di samping itu, jugan dilakukan tes wawancara dimana para finalis mempresentasikan berbagai inovasi pengajaran yang telah mereka praktikkan dalam rangka menumbuhkan kesadaran bernegara siswa-siswi dalam masing-masing satuan kerja mereka.

Dari hasil seleksi keluarlah 3 juara pertama nasional yang terbagi menjadi beberapa kategori, yakni, Kategori pertama guru Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) diperoleh Ade Sabarudin guru SD Pertiwi Kota Bandung, Jawa Barat. Kategori.  Kategori kedua, guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (Mts) diperoleh Yayan I guru SMP Negeri 13 Bandung, Jawa Barat. 

Kategori ketiga, guru Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madsarah Aliyah (MA) diperoleh Suryanto guru SMA Negeri 1 Wonosari, Yogyakarta.  Masing-masing juara mendapatkan tropi juara, 1 unit netbook dan dana pembinaan.